Hari yang terkoyak, mengoyak-ngoyak hari
Usia berjalan tanpa henti
Pahala dan dosa memberI warna tersendiri, ketika agama sebagai alasan pondasi
Hidup dan mati menjadi cirri di bumi, bahwa semua tak abadi
&
Hari yang terkoyak, mengoyak-ngoyak hari
Semua harus dijalani
Berdiri, diam dan berhenti, waktu tiada peduli
Semua tetap terjadi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar