Rabu, 27 Juli 2011

30 Januari 2011

Aku tak tahu pasti sesuatu apa yang selalu menggeliat dan bergerak-gerak di dada sebelah kiriku setiap kali aku mengingatmu,
Aku tak tahu pasti sesuatu apa yang selalu terasa begitu menusuki dada sebelah kiriku ketika ku tahu pesan di kotak masukmu berasal dari perempuan itu.
Aku tak tahu pasti sesuatu apa yang begitu menggerogoti sesuatu yang tersembunyi di dalam tulang rusuk kiriku ketika kudengar kau begitu perhatian pada perempuan itu,,
Aku tak tahu pasti sesuatu apa yang begitu membuat tempurung kepalaku ini terasa begitu berat ketika kucoba tuk kembali memutar kaset ingatan tentang dirimu.
Semuanya terasa begitu berat dan menyakitkan,,
Andai keadaan ini tidak terjadi sekarang, kau membuatku patah arang..
Kesal sebenarnya, namun tak ada daya tuk ungkapkan sepatah kata.
Akh,, kepala ini tiba-tiba harus mengalami reparasi agar bisa mengingat semua memori tentangmu.
Sesuatu yang tersembunyi di balik rusuk kiriku pun, sepertinya harus menjalani operasi agar tahan terhadap virus merah jambu yang bisa menyerangku tiba-tiba dan membuat daya tahan tubuhku menurun.
Kau tahu wahai pria yang tak tampan namun membuatku sedikit mabuk kepayang. Yah,, aku hanya mau mengakui bahwa diriku hanya sedikit dimabuk kepayang olehmu. tak lebih,, sebenarnya aku malu mengakuinya, tapi ya sudahlah, aku rasa itu tidak akan membuatmu terbang melayang. Ya, aku hanya ingin katakan bahwa perasaan ini hanyalah sesuatu yang ku sugestikan sendiri.. Aku juga tak tahu alasannya, mengapa alam bawah sadarku menyuruhnya begitu. Apakah kau tahu itu wahai pria yang tak tampan namun membuatku sedikit mabuk kepayang??

Tidak ada komentar:

Posting Komentar