Senin, 18 Juli 2011
Selasa, 14 Juni 2011
Minggu, 12 Juni 2011
Kamis, 09 Juni 2011
Kamis, 19 Mei 2011
sponge bob 'unyu-unyu'
bicara spongebob, sumpah.. sukaaaaaaaaaaa banget. karakternya yang selalu ceria, bikin seneng aja.. hee
Minggu, 15 Mei 2011
copy from ilham
Mengutip kata – kata blanchard,2007 : “kita pada akhirnya menjadi dewasa ketika kita sadar bahwa hidup ini adalah apa yang kita berikan bukan apa yang kita ambil”, lalu sudahkah kita memberi apa yang kita punya?.
Hidup ini seperti selembar kertas putih bersih yang s’lalu bertanya : “kau tulis apa aku dengan pena yang kau pegang?”. Kita kadang tak sadar, apa yang sebenarnya telah kita lakukan dalam hidup ini. Berawal dari hari kemarin, dulu bahkan semanjak kita lahir sampai sekarang, seperti apakah lembaran hidup kita?
Ada noda yang bisa terhapus, namun tetaplah berbekas.
Kalau pepatah bilang tiada gading yang tak retak, lalu haruskah hidup ini terus retak menjalar hingga akhirnya patah. Ibarat gajah yang patah gadingnya, hilang pula wibawanya. Beginilah hidup, segelas susu pun hancur dengan sepercik air tuba. Mempertahankan amanah lebih sulit dari pada mendapatkannya. Tuhan, berikan aku jawaban yang kubutuhkan bukan yang ku inginkan!
Hidup ini penuh dengan tanda tanya?
Kalau kata orang, hidup adalah sebuah proses pembelajaran dan pengalaman adalah gurunya. Lalu kepada siapa aku bertanya jika ku melihat masalah yang akan menimpaku? Sedang guru yang kau sebut pengalaman itu tertinggal jauh bersama ingatan yang sesunguhnya ingin ku tinggalkan. Masa silam ku sungguh begitu suram, tak berguna simpelnya. Namun, ku tahu suatu saat dia akan menjadi pegangan. Kutelan sajalah, walaupun terasa pahit. Hidup ini pahit, memang terlampau pahit. Namun, senyuman membuat rasa pahit itu berkurang, semangat membuat rasa itu tak terasa dan intropeksi diri membuatnya hilang rasa.
Hidup adalah perubahan...
Suatu saat kita akan mendapatkan tantangan yang besar namun saat inilah yang menentukan, kita akan menang dengan kebanggaan atau kalah dengan keterpurukan. Ku coba rubah hidupku ini, rintangan membentang, tak sedikit menjerat leher menghadang pandangan. Apalah daya, aku hanya ingin hidup menantang umur yang kian membentang, menembus kabut yang kau sebut masa depan. Aku hanyalah seekor ulat yang berusaha menjadi kupu-kupu.
Hidup ini seperti selembar kertas putih bersih yang s’lalu bertanya : “kau tulis apa aku dengan pena yang kau pegang?”. Kita kadang tak sadar, apa yang sebenarnya telah kita lakukan dalam hidup ini. Berawal dari hari kemarin, dulu bahkan semanjak kita lahir sampai sekarang, seperti apakah lembaran hidup kita?
Ada noda yang bisa terhapus, namun tetaplah berbekas.
Kalau pepatah bilang tiada gading yang tak retak, lalu haruskah hidup ini terus retak menjalar hingga akhirnya patah. Ibarat gajah yang patah gadingnya, hilang pula wibawanya. Beginilah hidup, segelas susu pun hancur dengan sepercik air tuba. Mempertahankan amanah lebih sulit dari pada mendapatkannya. Tuhan, berikan aku jawaban yang kubutuhkan bukan yang ku inginkan!
Hidup ini penuh dengan tanda tanya?
Kalau kata orang, hidup adalah sebuah proses pembelajaran dan pengalaman adalah gurunya. Lalu kepada siapa aku bertanya jika ku melihat masalah yang akan menimpaku? Sedang guru yang kau sebut pengalaman itu tertinggal jauh bersama ingatan yang sesunguhnya ingin ku tinggalkan. Masa silam ku sungguh begitu suram, tak berguna simpelnya. Namun, ku tahu suatu saat dia akan menjadi pegangan. Kutelan sajalah, walaupun terasa pahit. Hidup ini pahit, memang terlampau pahit. Namun, senyuman membuat rasa pahit itu berkurang, semangat membuat rasa itu tak terasa dan intropeksi diri membuatnya hilang rasa.
Hidup adalah perubahan...
Suatu saat kita akan mendapatkan tantangan yang besar namun saat inilah yang menentukan, kita akan menang dengan kebanggaan atau kalah dengan keterpurukan. Ku coba rubah hidupku ini, rintangan membentang, tak sedikit menjerat leher menghadang pandangan. Apalah daya, aku hanya ingin hidup menantang umur yang kian membentang, menembus kabut yang kau sebut masa depan. Aku hanyalah seekor ulat yang berusaha menjadi kupu-kupu.
Langganan:
Postingan (Atom)

































