Those eyeball glamed like a beatiful pearl
I couldn’t see even a little of sadness
Just a shade which made me want to sleep soundly
Calm my heart and soul
Hmm..
Really wonderful
I wanna take those eyeball so that I could look into it everytime
Ah,, you drive me crazy with those eyeball
I Fell in love with you
I fell in love with tha Eyeball of yours
Sabtu, 30 April 2011
Minggu, 24 April 2011
doa seorang lelaki untuk wanita pujaanya
Aku berdoa untuk seorang wanita , yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seorang wanita yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu.
Seorang wanita yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau
seorang wanita yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk-Mu.
Seorang wanita yang mempunyai hati sungguh mencintai dan haus akan Engkau
dan memiliki keinginan untuk mentauladani sifat-sifat Agung-Mu.
Seorang wanita yang mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia
seorang wanita yang mempunyai hati yang bijak bukan hanya sekedar otak yang cerdas.
Seorang wanita yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormatiku
seorang wanita yang tidak hanya memujaku tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah
seorang wanita yang mencintaiku bukan karena lahiriahku tetapi karena hatiku.
Seorang wanita yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi
seorang wanita yang dapat membuatku merasa sebagai seorang laki-laki ketika di sebelahnya.
Seorang wanita yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
seorang wanita yang membutuhkan do'aku untuk kehidupannya
seorang wanita yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya
seorang wanita yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.
Dan aku juga meminta .
Buatlah aku menjadi seorang laki-laki yang dapat membuat seorang wanita itu bangga
berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintai-Mu, sehingga aku dapat mencintainya
dengan cinta-Mu, bukan mencintainya dengan sekedar cintaku
Berikanlah sifat-Mu yang kuat sehingga kekuatanku datang dari-Mu bukan dari luar diriku
Berikan aku tangan-Mu sehingga aku selalu berdoa untuknya.
Berikanlah aku penglihatan-Mu sehingga aku dapat melihat
banyak hal baik dalam dirinya dan bukan hal buruk saja
Berikanlah aku mulut-Mu yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaan-Mu dan pemberi semangat,
sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari, dan aku dapat tersenyum padanya setiap pagi.
Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan
"Betapa besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku
seorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna".
Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat
dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kau tentukan.
Senin, 11 April 2011
Perjalanan Hidup
Hari yang terkoyak, mengoyak-ngoyak hari
Usia berjalan tanpa henti
Pahala dan dosa memberI warna tersendiri, ketika agama sebagai alasan pondasi
Hidup dan mati menjadi cirri di bumi, bahwa semua tak abadi
&
Hari yang terkoyak, mengoyak-ngoyak hari
Semua harus dijalani
Berdiri, diam dan berhenti, waktu tiada peduli
Semua tetap terjadi
Usia berjalan tanpa henti
Pahala dan dosa memberI warna tersendiri, ketika agama sebagai alasan pondasi
Hidup dan mati menjadi cirri di bumi, bahwa semua tak abadi
&
Hari yang terkoyak, mengoyak-ngoyak hari
Semua harus dijalani
Berdiri, diam dan berhenti, waktu tiada peduli
Semua tetap terjadi
Ini Masih Pagi
ini masih pagi seperti biasa ingatan padamu adalah kemuraman.
di negeri yang berwarna kelabu dengan manik mata yang semua abu-abu
salju pun tak ada yang putih merah tak lagi merah.
candu ini menyatu dengan halimun menyaput dengan desau angin memagut
"Aku ingin pergi ke selatan tempat matahari memudarkan buram."
jika yang sekeping ini seperti angin selatan yang membawamu pada rindumu, maka terimalah mataharimu
ah ingatan padamu adalah angin utara! (maka berhembuslah ke kebunku supaya semerbak bau rempah-rempahnya membawa kekasihku datang dan memakan buah-buahnya yang lezat sampai mabuk kepayang!)
karya : Hyacintha Andhika Anindyati
di negeri yang berwarna kelabu dengan manik mata yang semua abu-abu
salju pun tak ada yang putih merah tak lagi merah.
candu ini menyatu dengan halimun menyaput dengan desau angin memagut
"Aku ingin pergi ke selatan tempat matahari memudarkan buram."
jika yang sekeping ini seperti angin selatan yang membawamu pada rindumu, maka terimalah mataharimu
ah ingatan padamu adalah angin utara! (maka berhembuslah ke kebunku supaya semerbak bau rempah-rempahnya membawa kekasihku datang dan memakan buah-buahnya yang lezat sampai mabuk kepayang!)
karya : Hyacintha Andhika Anindyati
Pada Saatnya Aku Harus Pergi
Tak perlu lagi salam selamat tinggal
Meski setumpuk jejak tengah kupersiapkan
Dan air mata lebih deras dari do’a-do’a
Ada yang mesti kuucapkan
Meski segalanya tak lebih dari kata-kata
Dan kebisuan lebih berarti dari sedu sedan
Karya : Suminto A. Sayuti
Meski setumpuk jejak tengah kupersiapkan
Dan air mata lebih deras dari do’a-do’a
Ada yang mesti kuucapkan
Meski segalanya tak lebih dari kata-kata
Dan kebisuan lebih berarti dari sedu sedan
Karya : Suminto A. Sayuti
Langganan:
Postingan (Atom)






