Bola matamu indah sungguh mempesona
Aku tak tahu arti apa yang ada di balik sinaran bola matamu ketika menatapku
Yang kurasa, keteduhan tiba” mengalir lembut menjalari setiap aliran darahku
Mungkin kau akan menganggapku aneh, karena mengagumi bola matamu sampai aku ingin mencungkilnya menjadi hiasan di meja belajarku
Atau kalau aku tak takut dan merasa ngeri,,
Aku ingin mengawetkan kepalamu saja, karena ku yakin, bola matamu bisa seindah itu karena kesempurnaan wajah yang kau miliki
aku tidak ingat kapan pertama kali aku menyadari indahnya bola matamu itu.
Kini aku sedang berusaha untuk memutar kembali kaset ingatan tentang kita.
Atau lebih tepatnya, saat dimana aku tiba” berpikir bahwa bola matamu begitu indah, dan saat dimana aku tiba” berpikir untuk mengoleksi bola matamu itu dan menjadi hiasan di meja belajarku
Tak banyak kata’ yang ingin kusampaikan untuk ini semua..
Aku hanya ingin jujur, bahwa aku hanya mengagumi bola matamu, tak lebih.
Hmm, mungkin, sekarang aku mulai berpikir bahwa aku juga mengagumi sesuatu yang memiliki lengkungan indah di bagian bawah wajahmu, aku rasa itu adalah senyum termanis yang pernah kulihat.
Mungkin agak sedikit berlebihan, tapi itulah yang ingin kusampaikan sebelum aku tak sempat mengutarakan apa-apa.
Kini aku mulai bingung, tak bisa menentukan apa yang sebernarnya kusuka darimu,,
Bola matamu kah?
Atau lengkungan indah di wajahmu?
Ataukah dua” nya?
Hmm...
Aku tak ingin lebih lagi mengagumimu,, aku tak ingin terperangkap dalam khayal kekagumanku pada dirimu, karena itu bagaikan bunga tidur yang akan sirna di saat ku terbangun. Terbangun dan menyadari bahwa itu hanyalah sebuah perasaan yang kusugestikan sendiri. Tak berasal dari dasar, bahkan akan berakhir ketika kutersadar.
12 Mei 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar